Oleh: Yuyun Suminah
Doa. Setiap orang pasti sering melakukan aktivitas langit tersebut. Ya. Aku lebih suka menyebutnya begitu. Karena doa adalah permintaan, pengharapan, permohonan yang diminta langsung kepada Allah. Kau mau apa? Maka berdoalah.
Doa yang diminta disetiap sujud, meminta pengharapan kepada Sang Pemilik Jiwa "layakkah, pantaskah diriku yang sedikit taat ini memohon KAU izinkan aku merasakan nikmat menjadi wanita hamil lagi"?
Begitu juga dengan diriku. Meminta dan memohon lewat doa semoga DIA mengizinkan lagi aku tuk merasakan janin bersemanyam dalam rahimku. Setelah Allah memintanya kembali pada hamilku yang ke 3 pada usia 3 bulan ( keguguran). Allah hanya menitipkan dengan waktu singkat. Kejadian ini (keguguran) ke 2 kali kualami.
Pertama diawal pernikahan kami, Allah pun hanya menitipkannya hanya sampai usia 3 bulan. Ada faktor ketidaktahuanku waktu itu sehingga kumengalami keguguran tapi kami menerima ini semua sudah qodo yang sudah ditetapkan untukku. Tindakan kuresasi pun kujalani.
Doa. Dalam sujudku kuminta pengharapan semoga Allah mengizinkan aku tuk menjadi seorang ibu. Hamil. Dengan ikhtiar dan doa tahun 2013 aku hamil dan tanggal 10 Mei 2014 malaikat kecil itu lahir. Dia anak pertamaku dari hamil yang ke 2. (Harist Hayatul Islam).
Rencana. Menjalani rumah tangga perlu rencana dalam hal apapun itu, termasuk dalam hal keturunan. Kami berdua berniat ingin memberikan Harits adik, diusianya menginjak 3 tahun aku pun hamil lagi. Alhamdulilah Allah mengabulkan permintaan kami. Karena hamil yang ke 3 ini sudah kami perhitungkan.
Menjalani kehamilan yang ketiga aktivitas tambahanku mengajar TK yang setiap hari Harist selalu ku ajak dan mengajar ngaji diwaktu sorenya. Entah terlalu banyaknya aktivitasku ditambah pikiranku terkuras karena di sekolah TK ada masalah yang cukup menyita hati dan pikiranku. Ya. Mengalami stres.
Akupun harus menerima qodo dariNya, munngkin ini yang terbaik buat aku, rasa menyesal, bersalah selalu menghantui di dalam pikiranku. Tapi sudahlah aku harus ikhlas menerima ketentuannya. Hamilku yang ke 3 keguguran lagi.
Janin ke 4
Allah memberikan ujian kepada hambanYa pasti sesuai dengan kemampuan. Ya. Itu aku yakini. Banyak hikmah yang mungkin belum terlihat oleh diriku. Doa itu pun aku panjatkan kembali semoga doa kami untuk memberikan adik buat Aa harits Allah kabulkan diwaktu yang tepat. Syukur Alhamdulilah. Allah kabulkan saat aku sudah tak mengajar TK lagi hanya mengajar Ngaji itu pun dirumah. Tepat bulan agustus 2018 aku hamil.
Rasa was-was, takut yang berlebihan menghampiriku. Apakah janin yang ke 4 ini bisa kumenjaganya sampai diusia 9 bulab. Selama semester pertama. Ku jaga, penuh hati-hati. Patokanku lega ketika melewati usia 3 bulan tapi kewaspadaan aku tetep kuprioritaskan.
Bersambung...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar