Senin, 15 Desember 2025

Sedekah Subuh Membawa Inspirasi

0 comments

 


Kencleng Sedekah Subuh


Sedekah Subuh Membawa Inspirasi

Oleh: Yuyun Suminah

Awalnya hanya anak pertamaku ada kencleng sedekah subuh itu program di sekolahnya dan ada kenceng dari Masjid. Hanya dua itu saja yang kami rutinkan setiap harinya.

Anak keduaku masuk SD kelas 1, program sedekah subuh pun dijalankan. Kalengnya sudah disediakan dari sekolah. 

Cara Allah menggerakan hatiku lewat perantara anak didikku alumni DTA Alkutsar tempat aku mengajar yang sekarang statusnya seorang mahasiswi memberikan sedekah subuhnya ke DTA Alkutsar. Semakin terinspirasi dan niat untuk aku amalkan semakin kuat. 

Aku tanya kenapa memilih menyalurkannya ke Alkautsar? Dia bilang "karena aku dulu waktu kecil ngajinya di Alkautsar".

Bikin aku terharu, ko bisa yang belum punya penghasilan tetap bisa infaq hasil dari menyisihkan uang jajannya, uang yang diberika  pun uang kertas dua ribuan. 

Selalu ada keistimewaan dan dahsyatnya sedekah subuh bagi yang mengamalkannya semata-mata karena Allah.

Anak didikku itu cerita pengalamannya bahwa dia  jadi Asisten laboratorium digaji hanya Rp. 500.000 sekian. Pernah punya pengalaman yang enggak enak tiba-tibaa beberapa hari kemudian 300 ribu uangnya kesedot sama aplikasi dana buat bayar google play.

Dia enggak ngeh kalau berlangganan APK WPS dan belum dicancel. Nyesek banget kehilangan uang, sedih, kecewa dan marah. Itu uang dia yang dia miliki 500 ribu  dari gaji Aslab (Asisten Lab) yang tidak seberapa dan belum kerja juga. Kenapa harus hilang 300 ribu 😭.

Aku yang menyimaknya bisa merasakan gimana perasaannya dan membayangkan diposisi dia. Pasti nyesek banget campur aduk.

Dia nyalahin diri sendiri kenapa teledor enggak ngecek dulu tapi dia berusaha nenangin diri husnudzon mungkin dibalik itu juga memang takdir dari Allah juga.

Kalau uang tersebut yang 500 ribu itu enggak sepenuhnya milik dan rezeki dia. Dia menyadari sebenernya rezeki dia cuma 200 ribu. Mau disesali apa gunanya uangnya juga engak bisa balik lagi.

Dia menyadari dan berusaha lupain hal itu dengan cara tetep husnudzon saja sama Allah kalau yang hilang dari kita berarti bukan milik kita, toh kalau pun milik kita pasti akan datang dengan sendirinya. 

Berusaha ikhlasin yang sudah hilang yakin pasti akan ada gantinya, cuma dengan cara itu dia bisa menghibur dirinya sendiri. Sambil dia masih jalanin sedekah subuh dan jalur langit lainnya, seperti baca Alquran surat  Al-waqiah setiap subuh atau magrib. 

Cara yang dia lakukan bener-bener bikin hati plong ketika kita pasrahin semuanya ke Allah. Biar Allah yang atur mau gimana hasilnya.

Apa yang hilang jika ikhlas Allah ganti dari Arah yang tidak disangka-sangka. Uang yang hilang itu Allah ganti tunai dengan perantara orang lain.

Peristiwa diluar dugaan pun Allah hadirkan bagi siapa saja yang yakin atas janjiNya. 

Kebiasaan sedekah subuh itu terus dilakukannya sampai dia bilang "Bu do'ain ya aku mau kuliah lagi S2 Farmasi".

Bukan nominalnya yang menjadi Inspirasi tapi cara ikhtiar dan niat untuk sedekahnya yang bikin aku terinspirasi ingin mengikuti jejaknya.

Atas izin Allah aku pun ikutin langkahnya akhirnya aku bikin juga kencleng sedekah subuh. Sudah didiskusikan dengan suami kalau kita punya 5 kotak kencleng masing-masing untuk sedekah subuhnya.

Punya Aa, teteh, aku, suami dan kencleng umroh keluarga. Kita sudah sepakat jobdes yang masukin uang ke kotak itu adalah aku. Kadang juga A Haris sendiri kalau disuruh aku. Kebanyakannya tugas itu aku supaya sekalian saja.

Dari 5 kencleng 4 diantaranya sudah diatur kemana saja uang itu disalurkan. Ya Allah semoga kebikan ini yang memberikan orang lain terinspirasi melakukannya pahalanya pun mengalir kepada dia karena lewat perantara dia aku mengikuti jejak kebaikannya dan mengamalkannya.

Ya Allah semoga ini semua KAU catat sebagai amal soleh, kami Ikhlas dan ridho semata-mata KarenaMu Aamiin. Wallahu'alam.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar