Menularkan Suka Baca Buku
Oleh: Yuyun Suminah
Bukan menularkan penyakit hehe tapi menularkan agar yang suka baca enggak aku saja tapi bisa ke orang lain juga.
Awalnya diri sendiri yang hobi baca, merasakan manfaat dari membaca, bahkan jalan hijrahku lewat membaca buku, karena waktu itu nyari orang yang bisa menginspirasi susah nyari aksesnya.
Secara internat masih belum seramai sekarang, kajian pun adanya offline saja, langka. Belum ada kajian online, orang-orang sukses, hebat dan yang membawa inspirasi belum banyak ditemui. Hape saja aku baru punya ketika sudah kerja, gaji pertama aku beliin hape.
Dari membaca banyak aku dapatka motivasi, inspirasi, semangat berjuang, dapet ilmu pokonya banyak deh manfaat lainnya. Allah ngasih jalan keluar diantaranya lewat membaca. Buku yang dibaca buku-buku tentang agama.
"Kalau aku waktu itu enggak baca buku, mungkin bisa nyasar, mungkin tidak seyakin dengan janjiNya".
Alhmdulilah, hobi itu aku tularin ke anak kandungku dan ke anak-anak didikku.
Aku suka baca buku dari SD, kakak aku suka pinjem di perpus sekolah sampe pinjem 5 buku, tipis-tipis sih. Dari sanalah hobi bacaku dimulai sampai ketagihan lagi dan lagi.
Masuk SMP sudah berkurang baca bukunya karena banyak baca buku pelajaran hehe. Tumbuh lagi ketika masuk SMK, kebetulan sekolah aku deket banget sama Perpusda.
Perpusda tempat menunggu aku kalau sekolah masuk siang, jadi nongkrongnya di sana. Sudah jadi member juga, suka pinjem.
Sampai kuliah hobiku masih berlanjut cuman engak serutin waktu sekolah, karena waktu buat bacanya suka rebutan hehe antara kuliah dan kerja. Tapi aktivitas baca buku tetep dilakukan.
Setelah nikah mulai lagi rutin baca buku secara setelah nikah lulus kuliah aku pengangguran. Jadi aktivitasku selain permaisuri nungguin pangeran pulang kerja ya baca buku.
Makin menjadi-jadi alias gila baca itu menurutku ya hehe.. setelah ikut kelas menulis dan diamanahi di tim penulis di daerahku tahun 2016.
Sampai aku ikutan komunitas baca, supaya baca bukunya istiqomah. Jadi perlu banget nyari circle yang sama agar ada temennya. 2018 gabunglah dengan komunitas bacayuk, isinya emak-emak Irt, campur sih, ada guru, dosen, wirausaha, yang kerja bahkan pernah ada seorang dokter juga.
Makin aku suka baca lagi aku pernah ikutan acara literasi di komunitas baca yuk programnya yaitu menghadirkan para penulis pegiat literasi.
Ada kalimat yang bikin aku merasa aku baca buku bukan sekedar suka, menarik ceritanya dan tampilan bukunya full color.
Jauh dari itu baca bukuku harus diniatkan karena Allah, sudah saatnya aku baca buku tentang agamaku, tentang apa yang belum aku tahu diagama ini.
Karena aku sudah melewati fase membaca dari mulai covernya cerah, memanjakan mata, bergambar isi bukunya, full color semacam komik. Buku yang dibaca pun jumlah halamannya minimalis alias tipis hehe.
Sekarang alhmdulilah sudah 7 tahunan bergabung di komunitas baca, level bacaku pun naik hehe. Sekarang lagi seneng baca buku tentang agama, yang jumlah halamannya tebel-tebel.
Seperti tentang Siroh Rasulullah, sahabatnya, istrinya, para Nabi dan buku motivasi Islam lainnya. Dan aku niatkan semata karena menuntut ilmu karena Allah.
Aku niatkan membacaku semakin aku kenal dengan agamaku, makin deket dengan Allah, semskin kenal, cinta kepada Rasulullah.
Aku suka berdo'a minta sama Allah setiap buku yang aku baca terutama buku tema agama diberikan pemahaman, masuk kedalam hati dan dicerna oleh otak, mampu diingat agar bisa diamalkan lagi bisa dengan disampaikan kembali lewat berbicara atau pun menulis.
Sampai akhirnya aku tularin ke anak-anakku, mulailah aktivitas berburu alias beli bukuku semakin gila haha.
Beres nularin suka baca buku ke anak alhmdulilah menurutku berhasil, aku biasakan A Haris baca buku, kalau teteh hasna suka aku bacain karena belum bisa baca.
Alhmdulilah teteh hasna sudah bisa baca, jadi baca bukunya sudah bisa sendiri. Libu sekolah pun aku target harus selesai 1 buku untuk mengisi liburan sekolah.
Alhmdulilah anak-anak minat bacanya sudah tumbuh kalau suami tim suport sistem saja pemilik modal, suka baca walaupun tak seinten aku karena sibuk kerja hehe.
Saatnyalah menularkan ke anak didikku di DTA, awalnya aku hibahkan koleksi bukuku tuk dijadikan perpus mini. Aku buat juga jadwal setiap seminggu sekali ada jadwal literasi, kegiatan membaca buku.
Alhmdulilah bertambahnya tahun bertambah juga koleksi bukunya, selain beli, hibah dari donatur juga banyak. Dibuatlah program peminjaman buku siapa yang paling banyak minjem buku aka dikasih hadiah di acara kenaikan kelas.
Ketika libur semesteran pun aku wajibkan tuk baca 1 buku pinjem ke perpus. Kegiatan selama liburan.
Ad rencana juga akan ada program bedah buku di tempat ngajar aku. Sudah ada niat yang akan di bedah buku tentang Rasulullah.
Semoga dengan acara bedah buku tersebut temanya Rasulllah muridku semakin mengidolakan Rasulullah, makin cinta dan makin taat apa-apa yang dibawa oleh Rasulullah Aamiin.
Yang aku tularin selain ke keluarga dan anak didikku ke tim penulis yang bareng 1 tim. Alhmdulilah aku tangtang mereka tuk baca buku juga.
Karena "Penulis harus suka baca buku tapi yang suka baca buku tidak perlu harus menulis".
Alhmdulilah nularin suka baca buku ke orang lain atas izin Allah dan kemudahannya berhasil.
Semoga dengan ikhtiarku seperti itu bisa Jdi wasilah banyak orang yang merasakan manfaat dari membaca Aamiin
Salam literasi
Yang suka membaca, karena membaca bisa lebih jauh melihat dunia dan ilmu yang belum bisa dijangkau.

