Minggu, 14 Desember 2025

Puisi, Perantara Rindu Padamu Ya Rasulluah



Melepas Rindu


Perantara Rindu Padamu Ya Rasullullah

Oleh: Yuyun Suminah


Aku tak pernah melihatmu 

Aku juga tak hidup semasamu

Tak kenal siapa dirimu, keluargamu dan sahabatmu

Apalagi perjuanganmu, pengorbananmu dan dakwahmu

Tak merasakan perihnya darah bercucuran

Tak terbayangkan sakitnya lemparan batu

Laparnya perut saat memboikotan

panas dan melepuhnya kaki karena berjalan di pasir tersengat matahari


Aku dan Kamu terbentang jauh ratusan tahun lalu

Tapi itu semua bukanlah sekat aku tak mencintaimu

Bukan jarak yang tak bisa ditempuh

Bukan rasa yang tak bisa dirasakan

Bukan sakit yang tak bisa dibayangkan


Namamu tetap menggema di corong-corong Toa, di Majlis-majlis di Kota dan di Desa

Sejauh apapun aku dan dirimu

Selalu ada perantara pengantar semakin aku rindu kepadamu

Kami bisa mencintaimu tanpa melihatmu

Kami bisa mencintaimu tanpa merasakan hidup denganmu

Kami bisa menangis, merasakan setiap huruf yang terlewat, setiap kata yang berbaris dan setiap kalimat yang berkumpul

Merasakan setiap peristiwanya, gentingnya dan harapannya

Dan kami bisa menumbuhkan cinta ini lewat membaca

berharap lewat membaca menjadi wasilah aku semakin mengenalmu dan mencintaimu

Karena itulah caraku melepas rinduku padamu Ya Rasulullah lewat perantara membaca


Dari umatmu yang fakir ilmu 

Yang ingin bertemu di surgaNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar