Jenak Penaku, Perjalanan Menjadi TamuNya
Oleh: Yuyun Suminah
Yang terucap pelan-pelan akan terkikis, lupa dan hilang tak berbekas, tulisan pelan-pelan terkikis namun jejaknya masih tersimpan dan bisa mengulang memori yang pernah terjadi.
Ya Allah aku tuliskan karuniaMu ini semoga Kau catat sebagai bentuk rasa syukurku karena Aku dan suami menjadi salah satu dari sekian juta umat Rasulullah yang Kau izinkan menjadi tamuMu.
Tanggal 25 Agustus 2024 malam senin
ada detup yang sulit terucap lelehan air mata entah sudah berapa banyaknya yang tak tertahan.
Seusia pernihakan kami maret 2012 disana perjuangan dimulai. Dimulai dari kencleng kaleng.
.jpg)
