Setiap kegiatan apapun pasti dong selalu dievaluasi. Apa sih yang kurang, catatan-catatan apa yang perlu diperbaiki untuk acara dikemudian hari.
Evaluasi juga banyak dilakukan oleh lembaga-lembaga formal maupun nonformal termasuk amanah. Amanah apa? Ya. Amanah kita sebagai pengemban dakwah🥰
Baydeway, buat kamu yang masih single evaluasi apa yang suka dilakukan? Kalo yang masih kerja mungkin uang gajian😁 tuh uang gajian dipake apa aja belum juga akhir bulan eh boro-boro nyampe akhir bulan tengah bulan aja udah sekarat wkwk
Kalo yang udah berstatus menikah punya suami dan anak, pasti emak-emak suka melakukan evaluasi. Uang belanja ko cepet abis, dipake apa aja? Ko, anak bulan ini hafalannya menurun, uang jajan selalu kebobolan dan evaluasi seabreg lainnya.
Apalagi emak yang merangkap jadi enterprener alias emak bakulan. Pasti nih evaluasi dilakukan. Ngacung emak bakulan hihi. Ko bulan ini penjualannya menurun sih, apa karna jarang iklan ya dan lainnya. Nah itu baru amanah kita yang urusannya dengan hal duniawi.
Nah, bagaimna evaluasi kita jika sebagai pengemban dakwah, apa yang harus kita evaluasi? Emang penting mengevaluasi amanah dakwah kita? Dan pertanyaan beranak lainnya 😁
Kalo ditanya seberapa penting mengevaluasi amanah dakwah kita, jawabnya penting banget, banget, banget. Why? Karena amanah dakwah ini perintah yang Allah tujukan kepada semua orang Islam tanpa terkecuali pria dan wanit. Nah, sekarang amanah dakwah kita sebagai apa?
Mari kita evaluasi!
Kalo yang mau saya bagi tips cara mengevaluasi dakwah kali ini yaitu khusus dakwah lewat tulisan, umumnya amanah dakwah lainnya. Misal amanah dakwah via lisan bisa sebagai tim sukses remaja, tokoh dan lainnya.
Kalau dakwah via tulisan targetnya media-media cetak atau online tak dipungkiri dunia maya perlu juga diambil alih oleh para pengemban dakwah sebagai ladang berburu pahala tuk menyebarkan ide-ide Islam.
Jangan pernah bilang ajaran Islam itu nggak punya konten kecjhe dan menarik. Kalau kita mau melek, emang kemaren merem aja haha. Melek sama ajaran Islam🥰. Beh... konten Islam itu segambreng gais, jadi gak ada istilah kehabisan konten.
Kita mau menyajikan konten apa ke pemirsa, ceile gaya pemirsa hihi. Mau konten cara berpakaian, pergaulan, kesehatan, konten tentang nikah, ngurus anak ah... pokonya baunyaaakk deh.
So, Jangan pernah bingung dengan apa yang mau disampikan. Tinggal kita mau belajarnya aja. Semangat!✊
Sekarang yuk kita evaluasi dakwah tulisan kita, di sini bukan ngomongin seberapa banyak tulisan kita yang dimuat oleh media online maupun cetak. Tayang itu bonus dari Allah🥰 apalagi tulisan kita bisa menginspirasi orang dan jalan hijrah pembaca, pembaca jadi tercerahkan dengan ide-ide Islam.
Semua itu biar jadi urusan Sang Pencipta. Tugas kita hanya seberapa maksimal yang sudah kita lakukan. Yuk mulai evaluasi:
1. Dalam Kendali Kita
1. Saya pernah sakit dan hanya bisa menulis 2 tulisan saja dalam sebulan, anak sakit, suami atau orangtua. Tulisan yang bolak balik di revisi oleh tim editor yang akhirnya lama di kirim ke media. Dan evaluasi di luar kendali lainya.
Ok, segitu dulu ya tips ala-ala aku, mohon maf jika ada salah semua kebenaran hanya dari Allah. Semoga kita semua dimudahkan dalam menjalankan amanah dakwah ini Aamiin.
Selamat Mencoba!
Terima kasih
Karawang, 08 November 2021
Salam
Yuyun Suminah





Tidak ada komentar:
Posting Komentar