Judul Buku: Wanita Berkarir Surga
Penulis: Felix Y.Siauw &Tim Da’wah Hijab Alila
Penerbit: Al Fatih Press
Jumlah Hal. 181
Cetakan Kesatu, September 2017
Peresensi: Yuyun
*
*
Apa sih yang terlintas pertama kali ketika mendengar kata "Wanita Karir"?
"Keren, bangga, pokonya kabita alias kepingin, bikin ngiler atau?"
Wajar kalo para wanita berpikiran seperti itu, namun jangan dipersempit wanita karir itu hanya berlaku bagi para wanita yang bekerja, berpenghasilan, mampu bersaing dengan pria diranah materi.
Walaupun tidak sedikit jika masih ada para wanita berpikiran seperti itu, apalagi ide feminisme gencar digaungkan. Di buku ini bisa merubah cara pandang kita terutama bagi muslimah.
Bukunya berisi 5 bab, di bab pertama kita sudah disuguhi sejarah wanita menurut peradaban tiap bangsa, jadi setiap bangsa memiliki perbedaan cara pandang menilai wanita.
Dalu wanita elite di Yunani dijadikan tahanan, wanita kalangan bawahnya dijadikan komoditi untuk diperjual belikan. Di Romawi, tidak jauh berbeda bahwa wanita bertugas untuk menyenangkan dan menguntungkan tuannya.
Di India bahkan diharuskan memanggil suaminya dengan sebutan "yang mulia" bahkan "Tuhan" dan kalau suaminya meninggal setiap janda harus melakukan tradisi yang bernama Sati, yaitu membunuh dirinya sendiri sebagai bukti pengabdian terhadap suaminya. Di China, wanita diperjualbelikan dan di Arab, perempuan adalah aib. Maka jika lahir anak perempuan, bayi tersebut akan dikubur hidup hidup. Ngeri.
Tak kalah ngeri dan mirisnya bagaimana agama-agama memandang wanita, wanita semakin tak berharga. Dari sejarah kelam tersebutlah faham feminisme datang tujuan awalnya pingin mengangkat derajat wanita cuman lebih ke arah materi. Kesetaraan.
Faham feminisme juga sudah menyerang ajaran-ajran Islam, menuduh Islam diskriminasi dan mempengaruhi para wanita muslim. Seperti hukum menutup aurat yang dianggap mengekanglah, hukum poligami bikin enak prialah, tidak adil dalam mengatur warisan dll.
Akhirnya para wanita menuntut kesetaraan "kenapa pria boleh, pria bisa dll "berarti wanita juga bisa dong". Namun kenyataanya mereka bebas berbuat sesuka hati keluar dari kodrat dan fitrahnya.
Menyamakan dalam segala hal, padahal dari fisik, otak, emosi, bentuk tubuh dan yang lainnya banyak perbedaan. Perbedaan tersebut sudah disesuaikan dengan fitrahnya masing-masing. Jika kita renungkan sungguh tidak adil dengan segala berbedaan tersebut standar pencapaiannya harus disamakan. Nggak maukan?
Di buku ini juga dipreteli bagaimana sih Islam menjaga dan melindungi wanita dengan aturanNya dan menjawab semua tuduhan ide feminisme. Wanita akan merasa bangga dengan statusnya sebagai wanita muslimah.
Isi bukunya juga keren abis dari cover sampai isinya banyak desain ilustrasi yang bisa memanjakan mata. Nih buku udah yang kedua kalinya aku baca😁😍
Buku yang bikin betah pingin nuntasin bacanya. Rekomendasi banget buat kamu para muslimah.
Saking berkesannya aku jeprat jepret bukunya dengan berbagai latar, nih hasil jepretannya😁🤭



