π±π±π±
Wow... emajing itulah kesan pertama setelah klar baca novel ini, membayangkan kalau Rempak tokoh utama novel ini seorang ahli arsitek yang dilahirkan oleh sistem Islam. Masyaallah.
Kepo kan kelanjutannya seperti apa? Emak aja kepoπ di grup sebelah pada gosipin nih buku sampe emak ngiler pingin baca dan alhamdulilah kesampean juga bisa baca. Yeyπ..
Ok deh lanjut
"Segala yang patah akan menemukan tumbuh dan segala yang jatuh akan menemukan bangkit". -Halaman 8-
ππππ
Rampak adalah seorang arsitek yang suka mendesain perumahan diperkotaan, bisnisnya pun mengalami kemajuan yang sangat pesat. Namun, ujian datang ketika rekan bisnisnya menipunya. ada bangunan perumahan yang tidak sesuai ekpektasinya. Bangunan asal-asalan, kalau musim hujan banjir karena drainase tidak sesuai desain dll.
Realita banget dengan perumahan disistem kapitalis ngasal Ups π€ asal gleg (jadi)
Bukan hanya diprotes pihak pembeli, masyarakat bahkan dipolisikan dan diberitakan dalam koran kalau Rempak adalah seorang arsitek penipu. Berawal dari masalah itu semua aset pribadinya termasuk rumahnya dijual untuk ganti rugi kepada masrakat yang dirugikan. Dan Rempak bangkrut.π’
Rempak yang memiliki sikap keras kepala menolak bantuan dari mertuanya yang kaya raya. Sebagai lelaki dia ingin bangkit dan memulainya lagi dari Nol.
Banyak belajar dari kisah kehidupan rumah tangga Rempak dan Rae istrinya. Disaat Rempak mengalami bangkrut sebangkrut-bangkrutnya sampai ngontrak rumah di perumahan yang sederhana tanpa air bersih alias airnya yang kotor, banjir ketika hujan, bangunan yang asal-asalan terlihat dari tembok yang mulai mengelupas.
Disinilah kesetiaan Rae istrinya diuji apakah tetep membersamai Rempak dengan tidak memiliki apa-apa bahkan kepercayaan dirinya pun hilang. Mampukah rempak bertahan dan menumbuhkan rasa percaya diri suaminya. Sedangkan bisa saja Rae kembali ke rumah ortunya yang kaya raya.
Disaat seperti itu justru Allah menitipkan janin yang lama dinantikan kira-kira lamanya 5 tahunan. Gundah dan kwatir kenapa Allah menitipkan amanah disaat ekonominya seperti ini.
ingin rasanya Rae kembali ke rumah ortunya, saat kondisi hamil seperti ini niatnya hanya satu agar asupan gizinya terpenuhi dan menikmati bersihnya air. karena gak mungkin tinggal di kontrakan dengan kondisi rumah seperti ini.
Namun Rae memilih bertahan dan mulai memperbaiki ekonomi kelurga kecilnya dengan membuat kue untuk dijual. Disaat menikmati profesinya Allah berkendak lain janin yang dalam kandungan Rae keguguran.
Semakin bertambah tidak suka ortunya Rae kepada Rempak karena membiarkan Rae bekerja bahkan Rae sendiri mulai membenci suaminya.
Namun Rae menyadari dalam kondisi hati rapuh dan hancur karena kehilangan janin yang dinantikannya hilang. Namun Rae menyadari jika bukan dia saja yang sedih Rempak pun demikian.
Sebagai Istri jika bukan ia yang membersamai Rempak lantas siapa lagi. Yang kehilangan janin bukan hanya dia Rempak pun merasakan kesedihan jangan ditambah lagi kesedihan Rempak dengan tidak ia membersamainya apalagi dalam kondisi Rempak bangkrut.
Yang terpuruk bukan hanya Rae namun Rempak juga belum mendapatkan pekerjaan dengan kondisi dia masih tercatat sebagai penipu. Rempak pun berputus asa dengan membaringkan tubuhnya di atas Rel Kereta Api. π₯π
Titik disaat laki-laki rapuh. Tiba-tiba diingatkan Allah. Bahwa masih ada Allah.
π’π’
Nih novel menguras air mata. Sering Allah beri sesuatu disaat kepasrahan total.
Asli saya mewek diadegan itu π merasakan sendiri posisi Rae gimana mengharapkan janin yang dinantikan, setelah dikasih namun hilang seketika. Sudah ketetapan Allah.
Rea Kembali ke Rempak walaupun Ibu dan Ayahnya marah besar namun pada akhirnya ayahnya menyadari bahwa seorang istri jangan meninggalkan suami dalam kondisi apapun termasuk dalam kondisi bangkrut. Akhirnya, kekaguman dan dukungan penuh dari Ayahnya. π€©
Kepercayaan diri Rempak mulai membaik semenjak mulai mendesain Rumah salah satu kelurga yang ikut membantu membuat kue dan menjualnya di Perkampungan yang berbatasan dengan Perumahannya.
Tak hanya itu Rempak juga mulai mendesaian rumah untuk warga lainnya. Kepercayaan dirinya mulai muncul walaupun tidak menghasilkan uang.
π±π±π±
Keren nih Novel non fiksi tapi dikemas seperti fiksi. Banyak ilmu baru soal per-arsitek-an sesuai banget dengan realita yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat.
π²Kesan ke 1 jadi dapet ilmu baru soal arsitek,
π²Kesan ke 2 aku pingin seperti Rae istri Rempak, seorang istri yang mencintai disegala musim tidak meninggalkan suaminya dalam kondisi apapun. Toel ah nih Opik Harits Hasna π #Eeaa
π²Kesan ke 3 Kepo sama arsitek bernama Hassan Fathy, emak sampe googling. Udah ah segitu aja resensinya, yang kepo kelanjutannya baca aja bukunya π
π±π±π±
Penulis: Maya Lestari GF
Peresensi: Yuyun
Resensi: Maret 2021
Foto Buku hasil nyomotπ
Baca di Ipusnas

