Awalnya pemberitahuan libur cuman 2 minggu, diperpanjang lagi, lagi dan lagi sampai Ramadhan pun kondisi seperti ini masih belum hilang hingga lebaran tiba.
Berharap setelah lebaran pandemi ini berlalu tapi tidak, pupus sudah kami bisa belajar bersama. Oh... mungkin baru akan hilang ketika masa Ulangan Semester 2. Semoga saja. Tapi ternyata tidak juga.
Ujian Akhir DTA didiadakan diganti dengan ulangan yang dibuat oleh masing-masing lembaga. Ulangan semester pun dikerjakan di rumah. Tugas harian, kami tak begitu banyak diberikan mengingat dari sekolahnya saja sudah banyak, keluhan orang tua dan anaknya pun mulai meradang. Stres.
Kami hanya menekankan ngaji di rumah dan solatnya ditunailan dan di catat di buku solat. Hanya itu saja. Terus kami pantau lewat grup tuk menanyakan prihal ngaji dan solatnya.
Buku catata solat itu menjadi salah satu penilaian wajib. Ya. Setiap hari ngaji selalu kami cek. Semoga dengan cara itu anak-anak akan termotivasi dan terbiasa mengerjakan solat.
Sebulan, dua bulan berlalu dari bulan April kami tak belajar bersama sampai akhir semester bulan Juni. Kalau tak ada KBM berarti kewajiban kami tak tertunaikan (ngajar di Madrasah). Terus gimana dengan kewajiban para orangtua, apakah tetep ditunaikan?
Setelah diskusi kami para guru sepakat Bismillah kewajiban para ortu dibebaskan selama pandemi karena proses KBM tak ada. Berarti para guru tidak dapet haknya ya? Ya. Biar Allah yang menggantinya lewat pintu yang DIA kehendaki. Aamiin.
Dalam kondisi seperti ini ekonomi rakyat tak menentu begitu juga dengan ekonomi para wali murid. Murid-murid kami rata-rata ekonominya menengah ke bawah. Penghasilan harian. Walaupun ada 1 2 yang menunaikannya. Semoga wabah ini cepet berlalu ya Allah Aamiin.
.
.
.
Walaupun berbeda bukan berarti tak berkesan, bagiku tetap ada walaupun berbeda. Memang tak ada acara naik angkot bersama mendampingi anak-anak ke tempat ujian. Setiap UAD (Ujian Akhir DTA) kami selalu ujian di tempat DTA lain yang digabung dengan beberapa DTA. Sudah jadi kebijakan dari pusat.
Tahun ini tak ada, tapi Allah ganti dengan kesan yang lain. Mengadakan pelepasan yang sederhana di Madrasah kami.
Acara pelepasan kelas 4 DTA
Semoga tetap berkesan walaupun berbeda ya.
Acara Kenaikan Kelas 3 DTA
Acara Kenaikan Kelas 1 dan 2 DTA
Sengaja kami lakukan di 2 tempat terpisah tuk menghindari kerumunan yang banyak. Tetep dengan prosedur protokol kesehatan yang dianjurkan.
Tak ada sorak horai, riuh suara anak-anak selesai acara kami pun langsung pulang.
Temen-temen jangan pernah merasa cukup dan lelah ketika kita mencari ilmu, karena masih banyak hal (ilmu) yang belum kita tahu. Teruslah belajar menuntut ilmu agama sampai Allah tak mengizinkan lagi kita belajar yaitu kematian.
Selamat ya buat temen-temen semoga kalian jadi anak yang soleh dan solehah Aamiin
Karawang, 19 Juni 2020












Tidak ada komentar:
Posting Komentar