Di zaman yang serba digital sekarang banyak orang ngedadak dangdut eh... ngedadak terkenal alias viral gegara medsos. Masa sih? Cius!
Medsos atau media sosial sudah kaya "gula dan semut", di mana ada gula di situ ada semut, di mana ada manusia di situ ada medsos. Nyambung gagak ya pribahasanya hihi.
Setiap orang pasti punya akun medsos mulai dari Whats App, Efbi, Ig, Twitter, Youtube dll. Nah... dengan medsos itulah kita bisa terkenal. Ko bisa? Bisalah, tinggal tentuin aja mau jadi artis Efbi, artis Ig (selebgram) dll.
Trus tentukan konten apa yang bisa menjadikan kita viral. Misal konten foto, video, status-status gokil dll. Saking seringnya kita melakukan itu yakin deh.. kamu bakalan mendadak viral. Berani coba? Jadi, Entah apa yang merasukimu bisa bikin kamu viral wkwk.
Dengan medsos orang akan mengenal kita, apakah sebagai tukang lapak alias dagang, artis, yang menjadikan nama kita disanjung dan dipuja atau sebagai apa?
Medsos Tuk Kebaikan Or Keburukan
Medsos punya peran dalam kehidupan kita loh, karena bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan tingga tentukan saja pilihannya. Kalau digunakan tuk kebaikan misal nulis status-status, gambar dan video yang bermanfaat. orang akan mengenal kita sebagai orang yang berbagi ilmu dan kebaikan.
Liat tuh followersnya ustad, Felix Siauw, Hanan Attaki, Hawariyyun dll. Akun medsos beliau-beliau digunakan tuk berbagi ilmu. Sehingga netizen mengenalnya sebagai orang penebar kebaikan.
Tapi ada juga loh, artis Efbi, Selebgram, Youtuber dll mereka terkenal karena kecantikannya, kegantengannya, status-statusnya yang mendayu-dayu. Umbar aurat sani sini, berbagi maksiat yang didapet bukan manfaat tapi laknat. Nauzubillah . Netizen pun akan mengenalnya sebagai orang penebar keburukan.
Nah... gaes,.. tentukan pilihan kita medsos kita mau digunakan tuk menyebar kebaikan yang memberikan manfaat kepada jagad medsos atau sebaliknya penebar keburukan?
Dikenal di Langit
Siapa sih loh, punya akun medsos hanya dipake buat kepoin akun-akun orang aja, ups hehe
Mau jadi artis Efbi dan Selebgram takut dihujat nitizen hehe mau berbagi ilmu juga merasa diri belum mumpumi.
Tenang gaes, ...tak apa kita tak dikenal di dunia maya atau dunia nyata asal jangan di kenal di dunia goib aja. Atut... horor hihi.
Kita bisa ko dikenal, dikenal di langit. Cukup Allah dan malaikatNya saja yang mengenal diri kita siapa, jangan sedih status kita tak ada yang meng like, komen & sheer.
tak apa seisi dunia ini tak mengenal kita tapi Allah mengenal kita dengan ketaatan kita kepadaNya, selalu menjaga diri dari hal yang dilarangnya dan menjalani apa yang dititahNya.
Kisah Pemuda dikenal di langit
Ada yang sudah tahu, ada kisah dimasa Rasulullah, ada pemuda miskin yang tidak pernah dikenal di lingkungannya tetapi dikenal di langit.
Di Yaman, tinggalah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit sopak, tubuhnya belang-belang. Walaupun cacat, ia adalah pemuda yang soleh dan sangat berbakti kepada Ibunya. Ibunya adalah seorang wanita tua yang lumpuh.
Ibunya punya keinginan tuk berangkat haji. Uwais pun berpikir gimana caranya bisa mewujudkan keinginan ibunya. Terpikirlah oleh Uwais tuk membeli seokor lembu, lembu itu bukan dijadikan alat kendaraan tuk pergi haji tapi untuk dirawatnya yang setiap hari pagi-sore ia gendong turun-naik bukit karena kandangnya berada di bukit.
Setelah 8 bulan berlalu, sampailah musim Haji. Lembu Uwais telah mencapai 100 kg, begitu juga dengan otot Uwais yang makin membesar. Ia menjadi kuat mengangkat barang.
Ternyata menggendong lembu tersebut sebagai latihan untuk menggendong Ibunya. Uwais menggendong ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah! Subhanallah.
Rasulullah pun sampai berpesan kepada Umar ra dan Ali ra tuk menemuinya dan mintalah doa & istigfarnya. dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi.
Akhirnya Umar dan Ali pun bisa menemuinya. Uwais meminta hanya hari ini saja ia dikenal orang. Umar dan Ali pun menyetujui permintaannya.
Fenomena Ketika Uwais Al-Qarni Wafat
Beberapa tahun kemudian, Uwais Al-Qarni wafat. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan, tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya.
Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, disana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya..
Orang-orang asing tersebut tidak dikenal, ternyata orang-orang tersebut adalah para malaikat yang diperintahkan tuk mengurusi jenazah Uwais.
Seperti yang disampaikan oleh Rasulullah bahwa Uwais adalah penghuni langit.
Sob, bercerminlah kepada kisah Uwais, walaupun ia tak dikenal di bumi tapi ia dikenal di langit. Dikenal oleh para malaikat atas kesolehannya dan ketaatannya kepada Allah.
Kita pilih yang mana dikenal di medsos dengan kebaikan atau keburukan? Atau cukup dikenal di langit ketika di medsos tak bisa berbagi kebaikan?



