Senin, 04 Maret 2019

Dakwah: Ranah Manakah Yang Bisa ku Genggam

4 comments


Dakwah???🤔🤔
Berat, harus hafal dalil. Cukup para Kiayi aja, pa Ustadz, Ustadzah. Aku gak bakalan kuat😥 apa lagi bukan jebolan pesantren. Ibarat anak kemaren sore. Belum lagi nyinyiran "perbaiki dulu diri sendiri, so-so an nasehati orang"🥺. Duh... nyali ciut.

Mmm... wajar sih kalau ada sebagian umat Islam berpikiran seperti itu, karena mengganggap dakwah itu yang berdiri di atas podium hafal ayat dan hadis. Emang bagus. 

Tapi bukan berarti kita tidak bisa berdakwah. Catet✍ hafal ayat dan Hadis itu proses bisa kita lalui dengan belajar. Ya. Belajar. Asal ada kemauan kita bisa💪Bismilah.

Jika umat-umat sebelumnya hanya para Rasul dan Nabi yang mendapatkan amanah dakwah, maka pada umat Rasulullah amanah ini untuk seluruh insan mukmin. Inilah istimewanya umat Nabi Muhamad karena kita sebaik-baik umat.

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung". (TQS. Ali Imran:104)

So, amanah dakwah bukan tugas para Kiayi dan Ustadz saja tapi tugas kita semua. Kasian atuh kalau kewajiban dakwah hanya mereka yang memikul. Yakin gak ngiler dengan balasan yang Allah berikan? 😊

Kita pun bisa mengambil peran dakwah karena setiap orang dapet berdakwah dengan apa yang ada pada dirinya. 

Allah SWT memberikan kita banyak pilihan bila bisa dengan berbicara lakukanlah tapi jika belum bisa  tuliskanlah.

Apalagi sekarang zaman teknologi serba canggih, Era Medsos. Dakwah tak melulu berdiri di atas podium. Berdiri depan kamere aja bisa, bikin video dakwah. Ok. Ok gak pede ngomong depan kamera bisa lewat tulisan mau puisi, cerpen dll. Banyak tinggal pilih 🤗

Contoh nih ya, dalam sebuah acara kajian saja pastikan banyak orang yang terlibat. Ada sie. konsumsi, menjemput pembicara, sie. survei, humas de el el. Mana nih, yang jadi sie. Konsumsi orang-orangnya itu lagi itu lagi 😂😂

Tapi jangan sepelekan sie. Konsumsi ya, gak ada mereka peserta kelaperan 😁🤭 itu semua seperangkat dari dakwah. Tidak ada mereka dakwah gak bisa berjalan kalau dakwahnya berjamaah.

Trus kalau dakwahnya  secara sendiri kita mau ambil bagian yang mana? Masa sih, kita diem-diem bae liat kemaksiatan. Ngomong dong ngomong, kan... gak berani ngomong, ya udah nulis ya 🤩🤗

Bismilah, kalau aku milih menuliskannya. Why? Karena itu yang aku bisa lakukan. Bila Allah nanti di akhirat bertanya prihal kedzaliman dan kemaksiatan yang terjadi di muka bumi. Aku akan bilang "Ya Allah hamba tak mampu melawan kedzaliman dengan berbicara terlalu kelu lidah ini tapi hamba lawan dengan tulisan". 🥺Berharap setiap tulisan yang kita buat menjadi pemberat amal baik kita di Akhirat Aamiin.

Dulu Rasulullah dan para Sahabat berdakwah penuh peluh dan berdarah-darah taruhannya raga, harta tak terhitung berapa banyak yang mereka infakan. Tenaga fikiran mereka curahkan tuk menegakkan agama Allah. Lalu kita? 😭

Harta, fikiran tenaga sudah seberapa besar kita berikan tuk agama ini?🥺

Semoga ranah menulis menjadi bagian dakwah yang bisa kita genggam lagi Aamiin✍💪 

"Tapi gak punya modal tuk menulis, emangnya bisnis pake modal 😜bukan possion saya, gak punya bakat, gak ada turunan penulis bla.. bla... bla..😁jadi Gimana dong! 🤔

Bay the way, ngomong-ngomong soal menulis modalnya cuman satu yaitu ilmu. Ilmu apapun selama bermanfaat tuliskanlah. Sampaikanlah walaupun satu ayat. Nah...Itu yang harus jadi motivasi kita tuk menyampaikan dakwah. Gak perlu nunggu kita sempurna baru berdakwah. Catet!

Kalau ngomongin bakat, aku juga sama gak bakat, gak ada turunan penulis 😂 Kalau ngomongin turunan kenapa aku gak bisa bikin baso, mie ayam, bubur ayam secara gitu Alm. Bapak tukang dagang 😂

Bukan possion, bukan bakat dan bukan-bukan lainnya. Itu semua hanya jadi pembenaran saja. Menulis itu semua orang bisa asal mau belajar apalagi motivasi kita tuk berdakwah. Pasti dimudahkan oleh Allah. Aamiin

Jadi, ranah dakwah manakah yang bisa kau genggam lagi?

Karawang, 04 Maret 2019

4 komentar:

  1. Jadi agak semangat teh yun baca ini,,,🤗

    BalasHapus
  2. Yuk semangat karna lillah🥰

    BalasHapus
  3. Baru mampir lagi...
    Hmmm ini baru appetizer, nunggu main course di grup belajar nulisnya...

    Ummi Hafidz
    😍

    BalasHapus